Douglas Costa Tinggalkan Juventus Menuju Manchester City

Legenda Brasil, Rivaldo memberikan saran terhadap Douglas Costa untuk meninggalkan Juventus dan bergabung ke Manchester City.

Douglas Costa sudah memperkuat Juventus selama tiga musim terakhir. Hingga kini Costa tercatat sudah bermain sebanyak 100 kali dengan menciptakan 10 gol dan 21 assist bagi Bianconeri.

Douglas Costa Tinggalkan Juventus Menuju Manchester City

Meski demikian, peruntungan Costa di Juventus cukup buruk pada musim ini. Pemain 29 tahun itu tercatat hanya tujuh kali menjadi starter di Serie A

Saran Rivaldo

Pintu keluar Allianz Stadium selalu tak jauh dari nama Costa. Rivaldo pun mendukung Costa untuk pindah ke Premier League, terutama menuju Manchester City.

“Melihat bursa transfer, saya rasa Douglas Costa pindah dari Juventus ke Manchester City akan menjadi kemungkinan yang menarik,” ujar Rivaldo kepada Betfair.

“Costa tak terlalu sering bermain di Juve dan bisa mencari panggung yang lebih besar untuk bersinar di City karena sepertinya mereka mencoba untuk merekrutnya,” tambah Rivaldo.

“Karier profesional sangat pendek, akan penting bagi dia untuk mencari klub baru di mana ia bisa bermain secara lebih reguler. Dia pemain hebat yang sangat saya kagumi,” tukasnya.

Soal Richarlison

Lebih lanjut, Rivaldo juga berbicara tentang pemain Brasil lainnya, yakni bintang muda Everton, Richarlison. Baginya, Richarlison layak bermain di klub yang lebih besar.

“Pemain lain yang mungkin pindah pada musim panas ini adalah Richarlison. Dalam kasusnya, dia bermain sangat bagus di Everton dan terbukti menjadi pemain terbaik mereka, jadi bayangkan klub-klub besar Eropa tengah serius mengamati dia,” tutur Rivaldo.

Baca juga: Liveskor Terbaru

“Saya tak mengerdilkan Everton tetapi saya percaya bahwa Richarlison layak bermain di Liga Champions. Mungkin inilah saatnya untuk membuat lompatan, tetapi tentu saja, pertama-tama dia butuh tawaran yang bagus dari klub besar,” tandasnya.

Pesepakbola Yang Gagal Bersinar Di Chelsea

Chelsea merupakan salah satu klub yang cukup sukses di Inggris. Klub berjulukan The Blues itu dikenal punya akademi yang kerap melahirkan pemain-pemain hebat.

Namun, jarang ada pemain akademi yang mampu bersinar di Chelsea. Alasannya karena ketatnya persaingan yang ada di kubu Stamford Bridge.

Selain itu, Chelsea juga kerap membuang-buang uang dalam mendatangkan pemain. Sosok yang didatangkan malah sering menghuni bangku cadangan, bahkan dilepas.

Pesepakbola Yang Gagal Bersinar Di Chelsea

Beberapa pemain pernah tersisih setelah bermain di tim reguler Chelsea. Perannya kemudian terlupakan sehingga harus dijual ke klub lainnya.

Squawka mencatat ada 16 pemain yang pernah terlupakan di Chelsea. Namun, Bola.net hanya fokus pada lima nama saja yang memiliki nama besar. Siapa saja?

Fabio Borini

Fabio Borini merupakan pemain asli binaan akademi Chelsea. Pada 2009, Borini sempat berhasil menembus tim utama Chelsea.

Namun, persaingan di lini sayap Chelsea sangat ketat. Sehinga Borini sempat dipinjamkan ke Swansea City.

Borini kemudian bergabung dengan Parma pada 2011. Secara keseluruhan, pemain asal Italia itu hanya bermain sebanyak delapan kali. Saat ini, Borini masih aktif bermain dan membela Verona di Serie A.

Franco Di Santo

Franco Di Santo didatangkan Chelsea pada 2008 dari klub Cile, Audax Italiano. Sayangnya, kebersamaan Franco Di Santo bersama The Blues hanya berlangsung selama dua musim.

Pemain asal Argentina itu kalah bersaing dengan penyerang Chelsea lainnya, semisal Didier Drogba, Nicolas Anelka, dan Salomon Kalou.

Franco Di Santo kemudian dipinjamkan ke Blackburn Rovers. Pada 2010, pemain berusia 31 tahun itu kemudian hengkang dari Chelsea dan merapat ke Wigan Athletic. Bersama Chelsea, Franco Di Santo hanya bermain sebanyak 18 kali dan belum mencetak gol.

Patrick van Aanholt

Patrick van Aanholt merupakan pemain asli binaan akademi Chelsea. Pada 2009, pemain asal Belanda itu sempat dipromosikan ke tim reguler.

Namun, Patrick van Aanholt minim kesempatan bermain dan harus menjalani beberapa kali masa pinjaman. Patrick van Aanholt pernah dibuang ke Covenrty City, Newcastle United, Leicester City, Wigan Athletic, hingga Vitesse.

Pada 2014, Patrick van Aanholt memutuskan untuk hengkang ke Sunderland. Bersama Chelsea, Patrick van Aanholt hanya bermain delapan kali dan mencetak satu gol. Saat ini, Patrick van Aanholt menjadi pemain penting di Crystal Palace.

Oriol Romeu

Oriol Romeu diboyong Chelsea dari Barcelona pada 2011. Namun, pemain asal Spanyol itu kesulitan bersaing sehingga harus menjalani dua masa pinjaman bersama Valencia dan Stuttgart.

Pada 2015, Oriol Romeu memutuskan untuk bergabung dengan Southampton. Secara keseluruhan, Romeu tampil 33 kali dan mencetak satu gol untuk The Blues.

Sejak saat itu, Romeu menjadi pemain kunci Southampton. Sejauh ini, pemain berusia 28 tahun sudah tampil sebanyak 151 dan mencetak empat gol untuk The Saints.

Pemain Barcelona Yang Sudah Pasti Akan Hengkang Di Bursa Transfer

Barcelona dikenal sebagai klub besar yang memiliki banyak pemain-pemain bintang. Klub berjuluk Blaugrana tersebut sudah pernah meraih hampir semua gelar bergengsi yang ada.

Yang mengejutkan, belakangan ini Barcelona gagal mencapai standar tertinggi yang diharapkan. El Barca mencapai masa keemasannya sedekade lalu, tapi setelah itu mulai mengalami fase naik dan turun.

Pemain Barcelona Yang Sudah Pasti Akan Hengkang Di Bursa Transfer

Penampilan Barcelona sepanjang musim ini juga tidak terlalu mengesankan. Di La Liga, Barcelona kalah bersaing melawan Real Madrid.

Di Eropa, Lionel Messi dan kawan-kawan juga tidak terlalu menakutkan.

Pandemi virus corona juga menghantam Barcelona dengan kuat, apalagi jika dibandingkan klub-klub besar lainnya. Mereka mengalami krisis finansial sehingga akan memengaruhi kemampuan berbelanja alias merekrut talenta-talenta baru pada musim panas 2020.

Namun, Barcelona tetap ingin melakukan perombakan besar-besaran. Tak ada cara selain melepas beberapa pemain untuk mendapatkan uang tunai yang selanjutnya dipakai berbelanja pemain baru.

Siapa saja pemain yang jadi korban dari kebijakan Barcelona itu dan bakal angkat koper pada musim panas 2020? Berikut 5 di antaranya seperti dilansir Sportkeeda.

Samuel Umtiti

Ketika gabung Barcelona pada 2016, Samuel Umtiti dianggap sebagai pengganti Carles Puyol yang tepat. Bek asal Prancis itu dinilai punya karakter dan modal yang tepat untuk menjadi pemimpin di lini belakang Barcelona.

Namun, semuanya tak berjalan mulus. Pada 2020 dia malah menjadi pilihan terbawah untuk posisinya di skuad Barcelona. Kariernya di Camp Nou banyak diganggu cedera dan kini kehilangan posisinya dari kompatriotnya, Clement Lenglet di starting XI.

Beberapa klub Premier League menunjukkan ketertarikan memboyong Umtiti dan sepertinya Barcelona akan melepas sang pemain pada musim panas tahun ini.

Ousmane Dembele

Karier Ousmane Dembele di Barcelona dapat didefinisikan sebagai serangkaian tragedi malang. Dia didatangkan pada 2017 dan langsung mengalami cedera panjang pada musim pertamanya. Setelah itu dia tampak tak pernah kembali seperti sebelumnya.

Masalah kebugaran Dembele awalnya ditengarai karena pengaruh gaya hidupnya, tapi belakangan ia tampak berkomitmen terhadap tim. Namun, pemain Prancis itu terlihat tak bisa selalu fit dan hanya bermain lima kali untuk Barcelona pada musim ini.

El Barca sebenarnya sabar dengan kondisi Dembele. Namun, Barcelona butuh dana segar untuk memulangkan Neymar dari PSG. Dembele bisa menjadi opsi bagian dari pertukaran untuk mengurangi nilai transfer Neymar.

Arturo Vidal

Arturo Vidal diboyong Barcelona untuk alasan yang sangat spesifik dan gelandang Chile ini sebagian besar telah memenuhi perannya. Mantan gelandang Juventus itu merupakan tambahan untuk untuk di lini depan untuk meningkatkan serangan yang lebih langsung. Kehadirannya dinilai cukup membuahkan hasil positif bagi klub.

Namun, fans Barcelona menilai Vidal sudah melewati masa keemasannya. Sentuhan bolanya, maupun kinerjanya di sepertiga lapangan terdepan Barcelona sudah menurun kualitasnya.

Vidal dihubungan dengan kepindahan ke klub MLS milik David Beckham, Inter Miami. Inter Milan dikabarkan juga tertarik memakai jasanya.

Philippe Coutinho

Barcelona membeli Philippe Coutinho untuk mengisi lubang besar akibat kepergian Neymar dan Andreas Iniesta. Pelatih Barcelona saat itu, Ernesto Velverde, berusaha membuat Coutinho mengisi peran keduanya. Namun, skenario itu berujung gagal total.

Coutinho akhirnya malah lebih sering mengisi bangku cadangan dan pada musim ini menjalani masa peminjaman di Bayern Munchen. Klub raksasa Bundesliga itu punya opsi mempermanenkan kontrak Coutinho, tapi tak menyambarnya.

Pilihan bagi Coutinho adalah mencari klub baru dan dikaitkan dengan beberap klub Premier League. Namun, ternyata tak mudah mencari klub yang mau menampung pemain asal Brasil itu.

Ivan Rakitic

Ivan Rakitic telah menjadi andalan di lini tengah Barcelona selama beberapa tahun terakhir. Pemain asal Kroasia itu memenangi treble pada musim pertamanya di Camp Nou (2014), tapi tak lagi mencapai performa terbaiknya sejak 2015.

Ia juga kerap dikritik oleh fans Barcelona karena jarang menciptakan peluang-peluang penting dan kerap tampil di bawah performa pada laga-laga besar.

Sejak kedatangan Frenkie de Jong dari Ajax, Rakitic tergusur ke bangku cadangan dalam beberapa kesmepatan. Ia sempat hampir hengkang pada bursa tansfer Januari 2020, tapi batal.

Rakitic dihubungkan dengan kepindahan ke mantan klubnya, Sevilla. Keputusan terkait masa depannya dikabarkan akan diambil dalam beberapa pekan ke depan.